
Jakarta - Apa daya, niat hendak mematenkan kata sendiri namun harus gagal di tengah jalan karena kalah cepat dari pihak lain.
Inilah yang dialami Twitter. Situs mikroblogging ini harus menelan kekecewaan ketika gagal saat hendak mematenkan kata 'tweet', karena telah'dilangkahi' oleh aplikasi dari pengembangnya.
Pengajuan pematenan yang ia daftarkan pada tanggal 16 April lalu, akhirnya ditolak, meskipun ini belum keputusan final yang dikeluarkan oleh kantor paten Amerika, US Patent & Trademark Office.
Apa sebab penolakan ini? Mengacu pada dokumen yang dikuak oleh blogger teknologi, Sam Johnston yang dilansir detikINET dari Telegraph, Senin (24/8/2009),(24/8/2009), Twitter telat melakukan langkah ini, karena di kantor paten tersebut, sudah ada 3 aplikasi yang mengantre untuk menunggu pengesahan trademark atas kata 'tweet'. Tiga aplikasi itu adalah TweetMarks, Cotweet dan Tweetphoto.
Kata 'tweet' sendiri telah populer di kalangan jutaan pemakai Twitter. Kata ini digunakan sebagai kata kerja untuk mendeskripsikan kegiatan mereka secara online lewat 140 karakter yang disediakan situs tersebut.
Namun sepertinya, Twitter tidak patah arang. Dikabarkan, kini mereka tengah mengajukan permintaan trademark untuk kata yang lain, yaitu 'retweet'. ( sha / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!














Tidak ada komentar:
Posting Komentar